DID I LOOK LIKE AN ANGEL???????????????????

Sebuah statement dr seorang sahabat  mengingatkan gw untuk tidak berusaha menjadi “angel” setelah selama ini menjadi “devil”.. sebuah tamparan sii sebenernya buat gw, gw jadi wondering apakah benar yang gw lakuin ini adalah sebuah cara lari dari tanggung jawab atau cuci tangan setelah kemaren-kemaren membuat dosa bersama. Tapi yang ada buat gw adalah jadi self denial: “gw memang betul2 ingin mengakhiri perseteruan ini, dengan menjadi penengah.” Toh akhirnya gw pun mengakui kalo dari kemaren2 gw melakukan hal yang sama dengan yang mereka lakukan, men-“judging” dirinya tanpa mengetahui dari paradigma dan sudut pandang yang berbeda.. bukankah qta harus: always put our self in other’s shoes if we feel that it hurts us, it probably hurts the other person, too.. itu yang gw lakuin, mencoba ada di posisi affi,di posisi yang sama sekali ga gw inginkan sampai akhirnya gw memberanikan diri untuk membuka topic ini sama dy sebelum kuliah auditing. Bukan dy yang buka, tapi gw.. jadi jangan salahkan affi untuk hal yang satu ini.

        Setelah kuliah akuntansi keuangan I di sebuah kursi Takor antara kedai estehmanis- mieayam/baso- anekasoto-anekasate…(heheheeheh hapal ya gw…) akhirnya perseteruan antara gw, affi, naztha,zara, icha dibicarakan, rada bingung juga sii untuk memulainya, tapi endingnya qta malah jadi ketawa2 lagi bareng walaupun belum sempet case closed karena tadi zara mau ada kuliah lagi.

For

ur

Info aFiii : we miss u so… kangen waktu nyandu2 bareng di kosan gw, kangen ngobrol saat nunggu kuliah berikutnya di blower…

Ps: dosa ga si berusaha menjadi “angel” stelah menjadi “devil” ???

One Response to “DID I LOOK LIKE AN ANGEL???????????????????”

  1. Quiana Says:

    Keep up the good work.

Leave a Reply